Friend Connect

Tampilkan postingan dengan label Kedahsyatan Bmi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kedahsyatan Bmi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Januari 2011

Dahsyat dan Ekstrimnya Bencana 2010 Di Dunia

Bencana Alam Tahun 2010 Paling Aneh Mematikan Fenomena Alam Yang Sangat Ekstrim Bin Ajaib. Dan tentu saja akibat atau dampak bencana yang sangat mahal sekali! Gempa bumi, gelombang panas, banjir, letusan gunung berapi, angin topan, badai salju, longsor, dan kekeringan mendominasi pemberitaan media sepanjang tahun 2010. Lihat Foto Gerhana Bulan Desember 2010 Gambar Full Lunar Eclipse Gerhana Bulan Total Yang Indah dan Info Bocoran Dokumen Wikileaks BIN Santet Munir Ilmu Hitam Digunakan Badan Intelijen Negara BIN Bunuh Munir.


Tercatat lebih dari seperempat juta orang di dunia meninggal atau lebih banyak dibandingkan korban tewas akibat serangan terorisme sepanjang 40 tahun terakhir.

"Ini terlihat seperti bencana terus-menerus terjadi, seperti ombak yang tak putus," kata Kepala U.S. Federal Emergency Management Agency Craig Fugate seperti dikutip The Huffington Post, Senin, 20 Desember 2010. "Siklus kejadian 100 tahun sekali kehilangan maknanya pada tahun ini."

Manusia ikut andil membuat bencana makin mematikan. Konstruksi yang rapuh membuat makin banyak nyawa berpotensi melayang saat terjadi gempa bumi, angin topan, atau diterjang arus sungai.

Contoh sempurna adalah gempa bumi yang mengguncang Haiti pada Januari 2010. Lebih dari 220 ribu orang tewas akibat konstruksi yang buruk.

Disisi lain, gempa bumi terjadi di Chile Februari 2010, kekuatannya 500 kali lebih kuat dari Haiti. Namun korbannya selisih tajam, kurang dari 1.000 orang. Ini karena konstruksi di Chile lebih baik, mereka juga punya sistem peringatan dini yang baik.

Manusia berkontribusi dalam bencana yang terkait perubahan iklim, seperti gelombang panas dan banjir. Saat cuaca panas mematikan menyerang Rusia, banjir terjadi di Pakistan yang merendam wilayah seluas 62.000 mil persegi.

Gelombang panas dan badai menewaskan hampir 17.000 orang -- lebih banyak dari semua korban kecelakaan pesawat di seluruh dunia dalam 15 tahun digabungkan.

Padahal para ahli memperkirakan, cuaca panas yang menyerang Rusia hingga 111 derajat Fahreinheit biasanya terjadi setiap 100 ribu tahun sekali jika tidak terjadi pemanasan global. Data awal juga menunjukan, sebanyak 18 negara di dunia memecahkan rekor cuaca terpanasnya sepanjang masa.

"Bukankan ini mirip tindakan bunuh diri? Kita membangun rumah yang bisa membunuh kita sendiri dalam gempa bumi? Kita juga membangun rumah di zona banjir yang bisa menenggelamkan diri sendiri," kata Roger Bilham, profesor ilmu geologi di University of Colorado.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah ahli yang mempelajari bencana dan kehidupan sepakat bahwa bencana yang terjadi pada tahun ini bukan hanya sekadar tahun yang buruk. Namun juga ekstrim. Ini alasannya bencana alam tahun 2010 paling aneh ekstrim mematikan dan mahal::

1. Seberapa mematikan?

Ketika terjadi gempa bumi Haiti, cuaca panas di Rusia, dan banjir di Pakistan dianggap sebagai bencana mematikan, di belahan bumi lain juga terjadi bencana serupa, di Chile, Turki, China, dan Indonesia -- yang berada pada rangkaian seismik paling aktif sepanjang dekade.

Sepanjang pertengahan Desember telah terjadi sebanyak 20 kali gempa bumi dengan kekuatan magnitude lebih dari 7 skala richter. Bandingkan dengan kondisi normal yang 16 kali.

Banjir sepanjang tahun 2010 sendiri sudah menewaskan lebih dari 6.300 orang di 59 negara hingga September 2010.

Swiss Re mencatat sampai November 2010, jumlah korban tewas akibat bencana alam pada tahun 2010 mencapai 260 ribu orang atau lebih besar dibandingkan posisi sama tahun 2009 sebanyak 15 ribu orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah merilis korban meninggal karena bencana tercatat sebanyak 250 ribu orang hingga September 2010.

Sebagai perbandingan, laporan oleh US State Department dan Lawrence Livermore National Laboratory mencatat korban kematian akibat kegiatan terorisme antara tahun 1968-2009 tercatat kurang dari 115 ribu orang.

2. Seberapa ekstrim?

World Meteorological Organization memperkirakan tahun ini bakal berakhir sebagai tahun terpanas sepanjang sejarah rekor dunia, atau paling tidak masuk dalam tiga besar.

National Climatic Data Center menyebutkan bahwa cuaca rata-rata dunia sampai akhir Oktober mencapai 58,53 derajat atau melewati rekor tahun 2005.

Wilayah Los Angeles Amerika Serikat membuat rekor sebagai hari terpanas dalam sejarah pada 27 September 2010 dengan suhu 113 derajat Fahreinhet. Pada Mei 2010, sebanyak 129 lokasi di Pakistan tercatat membuat rekor baru dan mungkin menjadi iklim terpanas untuk wilayah yang dihuni manusia.

Kawasan utara Australia tercatat memecahkan rekor hari paling basah pada Mei hingga Oktober. Sementara di wilayah selatan Australia mengalami rekor iklim kering. Di bagian lain di Amazon, tercatat rekor tingkat air paling rendah sepanjang sejarah

3. Seberapa mahal?

Swiss Re memperkirakan kerugian ekonomi akibat bencana alam sepanjang tahun 2010 mencapai US$222 miliar atau lebih besar dari angka perekonomian Hongkong.

"Kerugian itu bukan hanya tidak gunung berapian sebuah rekor." Apalagi, kerugian karena bencana biasanya menyerang kawasan miskin tanpa perindungan asuransi.

4. Seberapa aneh?

Letusan gunung berapa di Islandia telah mematikan jalur penerbangan di Eropa selama beberapa hari sekaligus mengganggu jadwal keberangkatan lebih dari 7 juta orang. Letusan gunung lain di Kongo, Guatemala, Ekuador, Filipna dan Indonesia telah membuat banyak penduduk harus mencari tempat berlindung.

Sementara, New York dilanda tornado yang tak biasa.

Tidak ada cukup banyak salju untuk memulai Olimpiade Musim Dingin di Vancouver, British Columbia, sementara di Pantai Timur AS justru diselimuti salju.
Kondisi aneh dialami Indonesia. Dalam 24 jam di Bulan Oktober, tiga bencana dahsyat terjadi beruntun. Dimulai dari gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter di Mentawai, tsunami yang menewaskan lebih dari 500 orang dan letusan Gunung Merapi yang membuat 390 ribu orang harus mengungsi.
sumber :

Cara Mengatasi Pedas dan Mengobatinya

Apakah Anda penggemar makanan yang pedas? Anda tentu bertanya-tanya bukan, apa yang membuat cabe itu menjadi pedas dan panas? Hal ini dikarenakan cabe mengandung capsaicin yang memberikan rasa pedas. Walaupun anda penggemar setia makanan pedas, pasti ada saatnya anda terlalu banyak memakan cabe dan merasakan kepedasan yang teramat sangat dan tidak mampu menahannya.





Anda tentu saja langsung mencari segelas air dingin untuk meredakan rasa pedas dan panas di mulut anda, tetapi apakah benar air dapat meredakan rasa pedas?

Meneguk segelas air es terdengar seperti cara terbaik untuk mengurangi rasa pedas dan terbakar yang berasal dari makanan pedas, tetapi cara ini tidak banyak membantu mengurangi rasa pedas. Rasa pedas dan panas pada lada, cabe dan makanan pedas lainnya berbaur dengan minyak yang digunakan untuk memasaknya. Ketika Anda makan makanan pedas, minyak ini melekat pada mulut dan lidah dan minyak tidak larut dalam air, bahkan air dingin, sehingga anda tetap saja merasakan kepedasan.

Meskipun capsaicin tidak cocok dengan air, capsaicin akan larut dalam alkohol. Di sisi lain, bukanlah hal yang baik minum minuman beralkohol hanya untuk mengurangi rasa pedas. Cara yang lebih baik untuk mengurangi rasa pedas pada makanan pedas, yaitu :
* Kunyah sesendok susu bubuk atau yoghurt pelan-pelan hingga terasa manis. Kasein susu akan melarutkan capsaicin, si biang rasa pedas dari mulut, sehingga rasa pedas akan berkurang. Jadi, jangan lagi minum air dingin ketika kepedasan, karena susu lebih efektif dan lebih cepat mengurangi rasa pedas.
* Bisa juga diganti dengan cara mengunyah sekepal kecil nasi atau sepotong roti tawar hingga terasa manis.
* Santap makanan gorengan yang lembab, seperti tempe goreng atau bakwan goreng secara perlahan. Nikmati rasa gurihnya agar minyaknya betul-betul "mencuci" kapsaisin, sehingga rasa pedas sedikit-sedikit menghilang. Jika tak ada, makanan gorengan seperti kerupuk, rempeyek dan rengginang pun bisa membantu.
* Hindari meminum soft drink, apalagi minuman hangat. Langkah tersebut justru akan menambah panas bibir dan memperhebat rasa pedas.
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6828299

Tempat liburan bagus di dunia di kepulauan Phoenix Protected Area (PIPA)

Republik Kiribati adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik. Pulau Phoniex yang memiliki luas 408.250 km2 (157.626 mil persegi) merupakan kawasan lindung laut dan upaya konservasi laut terbesar berdeasarkan jenis fauna laut yang terdapat di dalamnya oleh Least Developed Country (LDC).


Kepulauan Phoenix Protected Area (PIPA) menjaga kelestarikan salah satu ekosistem yang paling langkah di dunia dengan delapan atoll (pulau dari coral) yang juga hanya tinggal beberapa tempat di dunia yang memilikinya. Sebagian besar kepulauan di sana hampir tanpa penghuni dengan kehidupan laut dan burung yang berlimpah. 
Spoiler for PIPA: 


duh habis pusing2 ngerjain UAS kayaknya kalo pergi lihat langsung ikan yang kayak beginian rasanya menyenangkan yah.. hahahahhaha


kalo yang kayak begini tidak ada di indonesia bro... semoga saja aku bisa mimpi pergi kesana ya,, udah seneng koq walaupun hanya di mimpi.. hehehehe



siapa juga yang tak ngiler lihat pemandangan yang seperti ni yah,, tapi tak akui fotografernya emang keren banget bisa ngambil foto yang kayak beginian,,, berbakat sekali dia..hohoho..


Kepulauan Phoenix merupakan rute migrasi yang sangat penting bagi kehidupan laut dan burung. Tiga ekspedisi penelitian NEAq sejak tahun 2000 telah menemukan 120 spesies karang dan 520 spesies ikan baru untuk ilmu pengetahuan, juga di kepualuan ini terdapat burung laut yang langka di Samudera Pasifik. Menurt peneliti dari NEAq: Kita sering mendengar kawasan lindung tetapi tidak benar-benar berpikir tentang apa artinya. Dalam kasus Kiribati, mereka membatasi penangkapan ikan komersial sementara sedangakan membolehkan satu pulau yaitu pulau Kanton yang merupakan satu-satunya pulau berpenghuni untuk mengembangkan perikanannya

Tetapi Semua keindahan yang ada di atas sedang dalam keadaan bahaya karena dampak Global Warming
Berikut adalah petikan wawancara sebuah situs dengan Presiden Negara Kiribati
mongabay.com:Apakah ada perasaan bahwa seharusnya ada bantuan dari luar untuk mengatasi dampak perubahan iklim ini? 
Presiden Anote Tong: Kiribati adalah negara yang sangat percaya terhadap agama Kristen. Selama ini masyarakat melihat banjir dan kerusakan lain sebagai tindakan Tuhan. Tapi saat ini sebagian masyarakat mulai menyadari bahwa tinggi air laut naik dan hanya akan bertambah buruk. Masyarakat mulai berpindah tempat. Mereka menginginkan bantuan. Sekarang ada perasaan bahwa orang-orang yang berkontribusi paling banyak terhadap masalah ini seharusnya menjadi bagian dari solusinya. 
mongabay.com: Jika Anda bisa meminta untuk apa pun, apa yang akan Anda minta? 
Presiden Anote Tong: Kami meminta masyarakat di dunia untuk berkorban. Nasib masyarakat kami, kebudayaan kami, dan kenangan kami sedang dipertaruhkan. Saya pikir tidak ada siapapun yang ingin menenggelamkan orang, namun itulah yang akan terjadi. 
Lanjut Menurut Presiden Tong: Kita mungkin berada pada titik tanpa harapan, pulau kecil kami yang rendah akan tenggelam. Ini adalah isu kelangsungan hidup manusia. Jika komunitas dunia, berbagai negara tidak mengurangi jumlah Karbon, akan ada negara lain yang akan menyusul.
sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5677606

Kamis, 08 Juli 2010

Tempat Liburan Terbaik di Dunia

Bryce Canyon National Park's,American Southwest
Photograph by David Epperson, Backroads :

Spoiler for kereeeen:


A Kayaker Tumbles Down Punch Bowl Falls in the Columbia River Gorge near Hood River, Oregon.
Photograph by Ty Milford, Aurora Photos :
Spoiler for kereeeen:


Kauai,Hawai..A saltwater lagoon meanders through the property..
Photograph by Todd Bigelow, Aurora Photos :
Spoiler for kereeeen:


Zambia and Zimbabwe.
Photograph by Dana Allen, Wildland Adventures :
Spoiler for kereeeen:


Alaska's Glacier Bay
Photograph by Brian McGilloway, Wilderness Travel :
Spoiler for kereeeen:


Yampa and Green Rivers in northeastern Utah.
Photograph by Justin Bailie :
Spoiler for kereeeen:


A sailboat returns to St. Lucia's Soufrière harbor.
Photograph by Katja Heinemann, Aurora :
Spoiler for kereeeen:


Birch Lake, part of Minnesota's Boundary Waters Wilderness Canoe Area.
Photograph by Christian Heeb, Aurora Photos :
Spoiler for kereeeen:


Galápagos.
Photograph by Michael S. Nolan, Lindblad Expeditions :
Spoiler for kereeeen:

Selasa, 08 Juni 2010

Sumur Zam-Zam dan Sejarahnya



Selama ini kita mengenal sumur Zamzam dari buku-buku agama. Namun sebenarnya ada sisi ilmiah saintifiknya juga looh. Cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang air adalah hydrogeologi..



Khasiat air Zam-zam tentunya bukan disini yang mesti menjelaskan, tapi kalau dongengan geologi sumur Zam-zam mungkin bisa dijelaskan disini. Sedikit cerita Pra-Islam, atau sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Isteri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya.Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.

Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari â€Å“ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).

Dimensi dan Profil Sumur Zam-zam
Bentuk sumur Zam-zam dapat dilihat dibawah ini.
Spoiler for Mata Air Zam-Zam:

Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.

Spoiler for Mata Air Zam-Zam:

Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam.


Spoiler for Mata Air Zam-Zam:

Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.

Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 - 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.

Keterangan geometris lainnya, celah sumur dibawah tempat Thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.


Air hujan sebagai sumber berkah
Spoiler for gambar:

Kota Makkah terletak di lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zam-zam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah.

Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah **** di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.

Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).

Dahulu diatas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Dibawah tanah ini disediakan tempat minum air zam-zam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.

Saat ini bangunan diatas sumur Zam-Zam yang terlihat gambar diatas itu sudah tidak ada lagi, bahkan tempat masuk ke ruang bawah tanah inipun sudah ditutup. Sehingga ruang untuk melakukan ibadah Thawaf menjadi lebih luas. Tetapi kalau anda jeli pas Thawaf masih dapat kita lihat ada tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Kaabah.

Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam
Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (ditahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.


Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah moderen saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekedar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.

Pada tahun 1971 dilakukan penelitian (riset) hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zam-zam, karena Makkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai. Menyangkut dugaan doktor mesir ini, tentusaja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara moderen. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun disekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun disekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.

Badan Riset sumur Zamzam yang berada dibawah SGS (Saudi Geological Survey) bertugas untuk:


* Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.
* Menjaga urban disekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.
* Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
* Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.
* Meng-upgrade pompa dan dan tangki-tangki penadah.
* Mengoptimasi supplai dan distribusi airZam-zam

Perkembangan perawatan sumur Zamzam
Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan diantaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.

Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 minut setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan disekitar Makkah.

Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.

Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam dibawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).
sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4340618

Mungkinkah Atlantis Yang Hilang Itu Adalah Indonesia?

Rekan-rekan yang suka membaca atau mempelajari buku-buku tentang migrasi manusia modern berdasarkan analisis genetika molekuler (DNA), pasti pernah membaca nama Stephen Oppenheimer.

http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2009/05/benua-sunda-land.jpg

Oppenheimer adalah salah satu tokoh utama bidang ini, yang produktif menuliskan hasil-hasil risetnya. Saat ini, Oppenheimer yang semula seorang dokter anak dan pernah bertugas di Afrika, Malaysia, dan Papua New Guinea; adalah research associate di Institute of Human Sciences, Oxford University.


Salah satu bukunya yang terkenal “Out of Eden : the Peopling of the World” (2004). Ini adalah sebuah buku yang komprehensif tentang sejarah penghunian semua daratan di Bumi oleh manusia modern berdasarkan analisis DNA pada semua bangsa.

Oppenheimer memang pernah terlibat dalam suatu proyek raksasa untuk pemetaan genome manusia seluruh dunia. Dari situ ia mendapatkan data untuk menyusun bukunya. Melalui buku ini, kita bisa menebak dengan mudah bahwa Oppenheimer adalah seorang pembela pemikiran migrasi manusia : Out of Africa, dan menyerang Multiregional.

Namun kita tidak akan membahas buku tersebut, kita akan membahas tentang bukunya yang lain, yang menyulut perdebatan.

Tahun 1998, Oppenheimer menerbitkan buku yang menggoncang kalangan ilmuwan arkeologi dan paleoantropologi,”Eden in the East : The Drowned Continent of Southeast Asia”.

Buku ini penting bagi kita sebab Oppenheimer mendasarkan tesisnya yang kontroversial itu atas geologi Sundaland. Secara singkat, buku ini mengajukan tesis bahwa Sundaland adalah Taman Firdaus (Taman Eden), suatu kawasan berbudaya tinggi, tetapi kemudian tenggelam, lalu para penghuninya mengungsi ke mana-mana : Eurasia, Madagaskar, dan Oseania dan menurunkan ras-ras yang baru. Dari buku Oppenheimer inilah pernah muncul sinyalemen bahwa Sundaland adalah the Lost Atlantis – benua berkebudayaan maju yang tenggelam.

Tesis Oppenheimer (1998) jelas menjungkirbalikkan konsep selama ini bahwa orang-orang Indonesia penghuni Sundaland berasal dari daratan utama Asia, bukan sebaliknya. Apakah Oppenheimer benar? Penelitian dan perdebatan atas tesis Oppenheimer telah berjalan 10 tahun. Disini kita akan membahas beberapa perdebatan terbaru. Sebelumnya, sedikit tentang ringkasan tesis Oppenheimer (1998) itu.

Dalam “Eden in the East: the Drowned Continent of Southeast Asia”, Oppenheimer berhipotesis bahwa bangsa-bangsa Eurasia punya nenek moyang dari Sundaland. Hipotesis ini ia bangun berdasarkan penelitian atas geologi, arkeologi, genetika, linguistk, dan folklore atau mitologi.

Berdasarkan geologi, Oppenheimer mencatat bahwa telah terjadi kenaikan muka laut dengan menyurutnya Zaman Es terakhir. Laut naik setinggi 500 kaki pada periode 14.000-7.000 tahun yang lalu dan telah menenggelamkan Sundaland.

Arkeologi membuktikan bahwa Sundaland mempunyai kebudayaan yang tinggi sebelum banjir terjadi. Kenaikan muka laut ini telah menyebabkan manusia penghuni Sundaland menyebar ke mana-mana mencari daerah yang tinggi. Terjadilah gelombang besar migrasi ke arah Eurasia.

Oppenheimer melacak jalur migrasi ini berdasarkan genetika, linguistik, dan folklore. Sampai sekarang orang-orang Eurasia punya mitos tentang Banjir Besar itu, menurut Oppenheimer itu diturunkan dari nenek moyangnya. Hipotesis Oppenheimer (1998) yang kita sebut ”Out of Sundaland” punya implikasi yang luas.

Bahkan ada yang menyebutkan bahwa Taman Firdaus (Eden) itu bukan di Timur Tengah, tetapi justru di Sundaland. Adam dan Hawa bukanlah ras Mesopotamia, tetapi ras Sunda!. Nah…implikasinya luas bukan?


Hipotesis Oppenheimer (1998) segera menyulut perdebatan baik di kalangan ahli genetika, linguistik, maupun mitologi. Kita akan meringkas beberapa perdebatan pro dan kontra yang terbaru (2007-2008). Di buku-bukunyanya yang terbaru (Out of Eden, 2004; dan Origins of the British, 2007), Oppenheimer tak menyebut sekali pun tesis Sundaland-nya itu.

Sanggahan terbaru datang dari bidang mitologi dalam sebuah Konferensi Internasional Association for Comparative Mythology yang berlangsung di Edinburgh 28-30 Agustus 2007.

http://www.nias.knaw.nl/en/oudfellows/research_group_1994_1995/summaries_94_95/wim_van_binsbergen/naam/W.M.J.+van+Binsbergen.jpg
Wim van Binsbergen

Dalam pertemuan itu, Wim van Binsbergen, seorang ahli mitologi dari Belanda, mengajukan sebuah makalah berjudul :

”A new Paradise myth? An Assessment of Stephen Oppenheimer’s Thesis of the South East Asian Origin of West Asian Core Myths, Including Most of the Mythological Contents of Genesis 1-11”.

Makalah ini mengajukan keberatan-keberatan atas tesis Oppenheimer bahwa orang-orang Sundaland sebagai nenek moyang orang-orang Asia Barat. Binsbergen (2007) menganalisis argumennya berdasarkan complementary archaeological, linguistic, genetic, ethnographic, dan comparative mythological perspectives.

Menurut Binsbergen (2007), Oppenheimer terutama mendasarkan skenario Sundaland-nya berdasarkan mitologi. Pusat mitologi Asia Barat (Taman Firdaus, Adam dan Hawa, kejatuhan manusia dalam dosa, Kain dan Habil, Banjir Besar, Menara Babel) dihipotesiskan Oppenheimer sebagai prototip mitologi Asia Tenggara/Oseania, khususnya Sundaland.

Meskipun Oppenheimer telah menerima tanggapan positif dari para ahli arkeologi yang punya spesialisasi Asia Tenggara, Oppenheimer tak punya bukti kuat atau penelitian detail untuk arkeologi trans-kontinental dari Sundaland ke Eurasia.

Binsbergen (2007) menantang hipotesis Oppenheimer atas argument detailnya menggunakan comparative mythology. Berikut adalah beberapa keberatan atas hipotesis tersebut :

(1) Keberatan metodologi (bagaimana mitos di Sundaland/Oseania yang umurnya hanya abad ke-19 AD dapat menjadi nenek moyang mitos di Asia Barat yang umurnya 3000 tahun BC?)

(2) Kesulitan teoretis akan terjadi membandingkan dengan yakin mitos yang umurnya terpisah ribuan tahun dan jaraknya lintas-benua, juga yang sebenarnya isi detailnya berbeda

(3) Pandangan monosentrik (misal dari Sundaland) saja sudah tak sesuai dengan sejarah kebudayaan manusia yang secara anatomi modern (lebih muda daripada Paleolitikum bagian atas)

(4) Oppenheimer tak memasukkan unsur katastrofi alam yang bisa mengubah jalur migrasi manusia

(5) Mitos bahwa Banjir Besar menutupi seluruh dunia harus ditafsirkan atas pandangan dunia saat itu, bukan pandangan dunia seperti sekarang.


Dalam pertemuan comparative mythology sebelumnya (Kyoto, 2005, Beijing 2006), Binsbergen mengajukan pandangan yang lebih luas dan koheren tentang sejarah panjang Old World mythology yang mengalami transmisi yang komplek dan multisentrik, tak rigid monosentrik seperti hipotesis Oppenheimer (1998). Winsbergen juga mendukung tesisnya itu berdasarkan genetika molekuler menggunakan mitochondrial DNA type B.

Itulah sanggahan terbaru atas tesis Oppenheimer (1998). Dukungan terbaru untuk hipotesis Oppenheimer (1998), baru-baru ini datang dari sekelompok peneliti arkeogenetika yang sebagian merupakan rekan sejawat Oppenheimer.

Kelompok peneliti dari University of Oxford dan University of Leeds ini mengumumkan hasil peneltiannya dalam jurnal “Molecular Biology and Evolution” edisi Maret dan Mei 2008 dalam makalah berjudul:

“Climate Change and Postglacial Human Dispersals in Southeast Asia”
(Soares et al., 2008)

dan

“New DNA Evidence Overturns Population Migration Theory in Island Southeast Asia” (Richards et al., 2008).


Richards et al. (2008) berdasarkan penelitian DNA menantang teori konvensional saat ini bahwa penduduk Asia Tenggara saat ini (Filipina, Indonesia, dan Malaysia) datang dari Taiwan 4000 (Neolithikum) tahun yang lalu. Tim peneliti menunjukkan justru yang terjadi adalah sebaliknya dan lebih awal, bahwa penduduk Taiwan berasal dari penduduk Sundaland yang bermigrasi akibat Banjir Besar di Sundaland.

Pemecahan garis-garis mitochondrial DNA (yang diwarisi para perempuan) telah berevolusi cukup lama di Asia Tenggara sejak manusia modern pertama kali datang ke wilayah ini sekitar 50.000 tahun yang lalu.

Ciri garis-garis DNA menunjukkan penyebaran populasi pada saat yang bersamaan dengan naiknya muka laut di wilayah ini dan juga menunjukkan migrasi ke Taiwan, ke timur ke New Guinea dan Pasifik, dan ke barat ke daratan utama Asia Tenggara – dalam 10.000 tahun.

Sementara itu Soares et al. (2008) menunjukkan bahwa haplogroup E, suatu komponen penting dalam keanekaragaman mtDNA (DNA mitokondria), berevolusi selama 35.000 tahun terakhir, dan secara dramatik tiba-tiba menyebar ke seluruh pulau-pulau Asia Tenggara pada periode sekitar awal Holosen, pada saat yang bersamaan dengan tenggelamnya Sundaland menjadi laut-laut Jawa, Malaka, dan sekitarnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6iYY4P4K8vuXO0A1VBbrOCSUUQ_LPV_G3njVT3Zd8aRUrFMQc2_RAYjpJDtP96Wbh0MbrQee8QJ98MVdIsnQxHozBEWaU-iTKhSQ7Lk_KxETKhMPVlG7t9z4T0cRR4m9nR0WQQ8mldqE/s400/Sundaland.jpg

Lalu komponen ini mencapai Taiwan dan Oseania lebih baru, sekitar 8000 tahun yang lalu. Ini membuktikan bahwa global warming dan sea-level rises pada ujung Zaman Es 15.000–7.000 tahun yang lalu, sebagai penggerak utama human diversity di wilayah ini.

Oppenheimer dalam bukunya “Eden in the East” (1998) itu berhipotesis bahwa ada tiga periode banjir besar setelah Zaman Es yang memaksa para penghuni Sundaland mengungsi menggunakan kapal atau berjalan ke wilayah-wilayah yang tidak banjir.

Dengan menguji mitochondrial DNA dari orang-orang Asia Tenggara dan Pasifik, kita sekarang punya bukti kuat yang mendukung Teori Banjir. Itu juga mungkin sebabnya mengapa Asia Tenggara punya mitos yang paling kaya tentang Banjir Besar dibandingkan bangsa-bangsa lain.

Nah, begitulah, cukup seru mengikuti perdebatan yang meramu geologi, genetika, biologi molekuler, linguistik, dan mitologi ini. Pihak mana yang mau didukung atau disanggah ? Sebaiknya, masuklah lebih detail ke masalahnya agar argument kita kuat, begitulah menilai perdebatan.

Sumber :
Awang H. Satyana - atlantis-lemuria-indonesia.blogspot.com

Eksotis, Gurun Pasir Putih di Mesir

Mesir adalah tujuan wisata yang sangat indah dengan berbagai destinasi untuk wisatawan. Kita semua tahu tentang fitur-fitur utama seperti piramida Mesir dan monumen bersejarah lainnya. Namun Mesir tidak hanya kaya dengan monumen bersejarah yang juga memiliki banyak fitur alam berharga yang pantas untuk ditempatkan di pemandu wisata.
Salah satu tempat tersebut adalah Padang Pasir Putih juga dikenal sebagai Sahara el Beyda. Padang ini berada di dekat oasis terkecil di Mesir, Farfara. Karena kebanyakan dari kita tahu, gurun pasir berwarna kuning, namun, di Gurun pasir Putih yang mengejutkan adalah bagaimana tempat ini mendapat namanya. Pada malam hari, tempat ini tampak seperti lanskap bersalju.
 
 
Tempat ini telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Fakta bahwa tidak jauh dari Gurun Black dan Crystal Mountain memberikan kontribusi signifikan terhadap popularitasnya di kalangan wisatawan.
 
 
Ini dikenal sebagai tempat di mana batuan kapur yang tidak biasa dapat ditemukan. Batu-batu tersebut dibentuk oleh erosi angin tingkat rendah. Salah satu batu yang paling terkenal yang dapat ditemukan di sini adalah apa yang disebut Mushroom Rock, sangat mirip dengan jamur raksasa.

Meskipun tempat ini dilindungi cagar alam, pengunjung dari berbagai belahan dunia terkadang sering merusak atau mengambil batu.

Sumber :
occazane.blogspot.com

Sabtu, 24 April 2010

Letusan Gunung Islandia dan Penampakan 'Wedhus Gembel' nya Eropa

Gunung Eyjafjallajokull di Islandia meletus, sebagian dari kalian pasti sudah mendengar tentang berita ini. Banyak jadwal penerbangan dan aktifitas lain di seantero eropa terhambat.
 
Letusan dan awan vulkanik serupa pernah terjadi di Gunung merapi di Jawa, yang kerap disebut dengan “wedhus Gembel (kambing yang berbulu ikal dan lebat)”. Sebenarnya seperti apasih letusan gunung yang bikin geger eropa ini, simak gambarnya.
 
Letusan Gunung yg dasyat pada minggu dini hari

Petugas keamanan memblokir jalan menuju gunung


Angin yg bertiup dari utara menyebabkan abu letusan terbang ke arah selatan


Gambar ini diambil sekitar 7 KM dari kawah gunung


Gambar yang diambil dr udara menggunakan pesawat kecil


Warna abu letusan berubah dari putih menjadi abu-abu


Pemandangan dai gunung Snowdon di Wales, walaupun hari cerah namun pegunungan di sekitarnya tidak terlihat karena tertutup kabut yg merupakan Abu Vulkanik yang ada di Atmosphere


Pemandangan matahari terbenam di Tyne Valley tampak lebih buram, bisa jadi ini merupakan dampak Abu Vulkanik


Awan rendah terlihat di Canary Wharf dan kota London, salah satu dampak Abu Vulkanik


Banyaknya abu yg beterbangan membuat mobil-mobil menjadi kotor


Abu Vulkanik di amati dari Microscope


Bandara Schiphol Amsterdam menyediakan tempat tidur bg penumpang yg menunggu dibandara.


Sebuah pesawat di bandara Manchester yg menutupi mesinnya dengan plastik.


Langit malam tampah lebih suram

Bandingkan dengan 'wedhus gembelnya' gunung merapi,  awan panas ini bisa bergerak dengan kecepatan hingga 120 km/jam dengan suhu kurang lebih 400° celcius di permukaan.
http://www.rakyatmerdeka.co.id/images/foto/normal/996543-12353115052006b@wedhus2.jpg
http://i232.photobucket.com/albums/ee186/zhongliang_19/indo_skyscrapers/Merapi_Eruption.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7CGEjBx3eYV12y1TxS_DRSdf8hPS2tOgJgC0J_iC9yang4i1nAQx5dRcPnsgd2Sb3YCuTIcrwzPlBG0262wOY_zZ7VS8XOUNc1Go-UkDA4_bLg022FANnfZh6FB_CDy4wmT78pvckO-o/s400/nonton+wedus.jpg
Awan panas ini terdiri dari Sulfur hidroksida serta material vulkanik lain semacam debu, batuan, air, dan kerikil. Munculnya awan panas merupakan salah satu tanda terjadinya letusan besar pada gunung berapi.

Karena awan panas terjadi ketika magma atau lava telah mencapai permukaan bumi dan tekanannya berkurang sehingga muncullah awan panas atau wedhus gembel ini.
Dan ini adalah gambar sebuah bunker yang sempat tertimbun dan merasakan bagaimana ganasnya sang 'wedhus gembel'.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKcP-rWKoZC2PP46oM6oKrPtGWYDdIMuJnbA7q_qJ5v4XVujcBT22TP7-NYWWq7unpUEeqvhUQJXjHkPJdvXNFWRtKOl4g5X8dN8te6x6Eg9BSVGO-EutS6F1Xt4dQTxtz8PcEMBopcUu5/s400/Yog-dth.jpg
Bunker ini adalah tempat perlindungan di area persawahan kaki gunung merapi. Gambar ini diambil sesaat setelah turunnya wedhus gembel yang tertutup oleh pasir dan material lain. 2 orang relawan pengawas meninggal terpanggang, meski telah berlindung didalamnya. Konstruksi bunker akhirnya direvisi.

Sumber :
pak'de / www.kaskus.us

Melihat Keindahan Butir Serbuk Sari Menggunakan Mikroskop Elektron

Dengan peningkatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendapatkan informasi baru yang menakjubkan yang menunjukkan kepada kita bagaimana alam merupakan bukti keberadaan dan kesempurnaan Sang Pencipta.

Mata manusia hanya dapat melihat sejumlah objek yang sangat terbatas. Kita tidak bisa melihat partikel kecil tetapi dengan bantuan mikroskop, dimungkinkan untuk melihat lebih jauh dan lebih dalam tentang partikel-partikel kecil.

Sampai saat ini, para ilmuwan tidak dapat menunjukkan keindahan nyata butir serbuk sari kecil, melainkan hanya dapat dibayangkan. Namun, beberapa ilmuwan dari Swiss berhasil mengambil foto-foto indah dari serbuk sari dengan menggunakan mikroskop elektron.
haxims.blogspot.com

haxims.blogspot.com
 
haxims.blogspot.com

haxims.blogspot.com

haxims.blogspot.com

haxims.blogspot.com

haxims.blogspot.com


Sumber :
haxims.blogspot.com

Pemukiman Ekstrim Di Tepi Jurang Yang Curam

1. Bonifacio (Corsica): 70 meters (230 ft) diatas permukaan Laut Mediterranean

Berada di ujung selatan pulau Corsica, Bonifacio, merupakan daerah pemukiman terpadat di pulau itu. Kota ini berada di benteng dari batu gamping putih di ketinggian 70 meter. Seiring dengan waktu, kota batu gamping ini sedikit demi sedikit tergerus oleh ombak besar laut Mediterania yang langsung menghantam.
Pada masa lalu, tempat ini menjadi tempat perlindungan angkatan laut, namun sekarang telah berubah menjadi kota pelabuhan, tempat persinggahan kapal-kapal pesiar mewah dari seluruh dunia.


2. Ronda (Spanyol) : berada di bibir jurang sedalam 100 meter

Lokasinya di pegunungan sangat tinggi sekitar 750 meter di atas permukaan laut. Kota Ronda masuk dalam provinsi Malaga, Spanyol. "El Tajo", jurang yang memiliki kedalaman 100 meter memisahkan kota tua dan kota baru.
Di bibir jurang berdiri gedung-gedung juga pemukiman penduduk. Ada tiga jembatan tersedia untuk menyeberangi jurang itu, yang dibuat pada masa yang berbeda. Tapi yang pasti ketiganya merupakan jembatan yang ada sejak berusia ratusan tahun; masa romawi, moorish dan abad ke 18.


3. Santorini (Yunani): Surga di Ketinggian 300 meter

Santorini (Yunani) dijuluki kota surga karena indahnya. Kota yg terletak 200 km sebelah selatan Yunani ini berada di ketinggian 300 meter dari permukaan laut. Digambarkan kota yang berada di pegunungan tinggi ini sangat indah, ibarat 'surga' karena pemandangannya yg luar biasa.
Pulau Santorini terbentuk dari letusan gunung api yg dahsyat di masa lalu yg menghancurkan sekitarnya. Namun dari letusan dahsyat itu terbentuk kaldera. Tempat itu menjadi sangat indah dan menjadi lokasi wisatawan yg paling banyak dikunjungi pelancong dari Eropa. Kerlap-kerlip lampu di malam hari membuat nadi kota berdenyut tanpa henti.
Konon letusan gunung Minoan di Pulau Crete, yang terjadi 3600 tahun lalu telah mengancurkan seluruh kehidupan dan peradapan di sekitar Minoan, 110 km di sebelah selatan.

Letusan dahsyat itu telah menimbulkan tsunami sangat dahsyat pula dan menyapu seluruh kehidupan di sana dalam sekejap. Dari letusan itu terbentuklah caldera yg indah. Laguna raksasa, berbentuk persegi empat, dengan ukuran sekitar 12 km x 7 km, dikelilingi pegunungan batu setinggi 300 meter pada ketiga sisinya

4. Castellfolit de la Roca (Spanyol)

Castellfolit de la Roca (Spanyol) terletak di atas gunung batu setinggi 50 meter, merupakan kotamadya di Catalonia, Spanyol. Kota ini berada di perbatasan pertemuan sungai Fluvià dan Toronell, yang mengalir di antara gunung batu yg menjadi dasar kota.
Konon gunung batu itu terbentuk dari aliran lahar yang menumpuk hingga 50 meter tingginya dan panjang hampir 1 km. Kota ini merupakan salah satu kota terkecil di provinsi itu.


5. Manarola (Italy) tempat paling berbahaya di Italia

Lokasinya di Liguria, Manarola. Kota ini konon merupakan kota tertua yang telah berdiri ribuan tahun lalu atau sekitar masa romawi berkuasa. Sulit menyebut persisnya kapan, hanya saja sebuah dokumen kuno masa Romawi, menyebut tentang keberadaan kota ini di mana dulunya tempat penghasil anggur.
http://travel.spotcoolstuff.com/wp-content/uploads/2009/04/manarola.jpg
Dan itu masih terlihat hingga sekarang di mana kebun-kebun anggur masih bertebaran di sepanjang jalan kota. Kalau anda berkunjung ke sana anda bisa menikmati berjalan-jalan melewati kebun anggur. Jalan-jalan di Via dell’Amore (Path of Love) anda akan menjumpai gedung-degung berwarna cerah yang berada di tepi jurang.


Sumber :
www.kaskus.us

Be Differ

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management