Friend Connect

Selasa, 08 Juni 2010

Dampak Negatif Sinyal Wi-Fi Terhadap Tubuh Kita

Wi-fi (wireless fidelity) yang lebih dikenal sebagai jaringan lokal nirkabel semakin populer terutama di negara-negara maju dan berkembang. Dengan wi-fi orang bisa masuk ke jaringan internet tanpa harus repot menyambungkan kabel dari komputer ke line telepon.

Memang enak ya kalau kitaberada di lungkungan yang ada wi-fi nya(seperti sekolah saya). Tapi selidik punya selidik siyal wi-fi berpengaruh juga terhadap tubuh kita. Mau tahu?


http://www.artikelbebasku.co.cc/

Di balik kemudahan yang ditawarkan wi-fi, ada beberapa keyakinan publik yang menganggap wi-fi berdampak negatif terhadap kesehatan. Mereka yang tidak setuju dengan kehadiran wi-fi beralasan radiasi elektro magnetik dari wi-fi bisa menyebabkan nyeri di kepala, gangguan tidur dan mual-mual, terutama bagi mereka yang electrosensitive. Tapi benarkah wi-fi berbahaya bagi kesehatan?

Ketakutan akan dampak buruk wi-fi terhadap kesehatan ini dimentahkan ilmuwan Inggris. Seperti yang diungkapkan Sir William Stewart, ketua Health Protection Agency, mengatakan pada BBC Programme Panorama, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan teknologi wi-fi. Tak ada bukti pasti yang menyebutkan, perangkat seperti ponsel dan wi-fi menyebabkan kesehatan terganggu.

Hal senada juga diungkapkan Professor Lawrie Challis, dari Nottingham University. Dalam pernyataannya pada BBC, Senin (21/05), Prof Challis, yang menjabat sebagai ketua Mobile Telecommunications and Health Research (MTHR) menyebutkan: "Radiasi elektro magnetik dari Wi-fi sangat kecil, pemancarnya juga berkekuatan rendah, selain itu masih ada jarak dengan tubuh.

"Bisa jadi radiasi elektro magnetik sangat dekat dengan tubuh, ketika kita memangku laptop, namun dalam pengamaatan saya setiap orang tua akan meminta anak mereka untuk tidak terlalu sering menggunakan ponsel mereka dan selalu meminta mereka untuk menaruh laptop di atas meja, bukan di pangkuan, jika mereka berinternet terlalu lama."

Untuk mendukung pernyataan ini, tim Panorama BBC mengunjungi sebuah sekolah di Norwich, yang memiliki seribu siswa, dan mencoba membandingkan tingkat radiasi dari ponsel dan penggunaan wi-fi di dalam kelas. Hasilnya menunjukkan radiasi wi-fi di ruang kelas tiga kali lebih besar dibanding pancaran yang dikeluarkan ponsel.

http://www.artikelbebasku.co.cc/

Namun ahli kesehatan psikis Professor Malcolm Sperrin mengatakan sinyal wi-fi yang lebih besar tiga kali lipat dibanding radiasi ponsel di suatu sekolah masih belum relevan, karena belum ditemukan pengaruhnya terhadap kesehatan.

"Wi-fi adalah teknologi yang menggunakan gelombang radio elektro magnetik rendah, yang sebanding dengan oven microwave, bahkan 100 ribu kali lebih rendah dari microwave."

Tipe radiasi yang dipancarkan gelombang radio (wi-fi), microwaves, dan ponsel telah menunjukkan kenaikan level temperatur jaringan yang sangat tinggi, yang biasa disebut thermal interaction, namun masih belum ada bukti level tersebut menyebabkan kerusakan.

Health Protection Agency menyebutkan duduk di ruangan yang memiliki hotspot selama setahun sebanding dengan gelombang radio yang dipancarkan saat bercakap-cakap dengan ponsel selama dua puluh menit.

"Gelombang radio sudah menjadi bagian dari kehidupan kita selama hampir seabad atau lebih, namun jika ada gangguan yang signifikan terhadap kesehatan, pasti ada kajian yang akan mencatatnya, dan selama ini berbagai studi masih belum menemukan bukti transmisi wi-fi bagi kesehatan.

Hal senada juga didukung Professor Will J Stewart, rekan dari Royal Academy of Engineering, yang mengatakan: "Ilmu pengetahunan telah mempelajari pengaruh ponsel bagi kesehatan selama bertahun-tahun dan kekhawatiran akan dampak radiasi ponsel masih sangat kecil.

"Begitu juga dengan wi-fi, jika digunakan dalam batas yang wajar tak akan ada pengaruhnya bagi kesehatan dalam waktu yang lama. Namun bukan berarti semua radiasi elektro magnetik tak berbahaya, misalnya sinar matahari yang terbukti menyebabkan kanker kulit, jadi jika Anda menggunakan laptop saat berjemur di pantai, ada baiknya mencari tempat yang teduh," tambah Sperrin yang mengatakan sampai saat masih belum ada banyak bukti yang cukup berarrti akan dampak negatif wi-fi.

Namun yang lebih dikhawatirkan Sperrin bukan pada gelombang wi-fi, namun pada perilaku dalam penggunaan laptop, dan panas yang dihasilkan laptop pada beberapa bagian sensitif pada tubuh, yang berdampak pada kesehatan.

Sumber :
www.artikelbebasku.co.cc

Eksotis, Gurun Pasir Putih di Mesir

Mesir adalah tujuan wisata yang sangat indah dengan berbagai destinasi untuk wisatawan. Kita semua tahu tentang fitur-fitur utama seperti piramida Mesir dan monumen bersejarah lainnya. Namun Mesir tidak hanya kaya dengan monumen bersejarah yang juga memiliki banyak fitur alam berharga yang pantas untuk ditempatkan di pemandu wisata.
Salah satu tempat tersebut adalah Padang Pasir Putih juga dikenal sebagai Sahara el Beyda. Padang ini berada di dekat oasis terkecil di Mesir, Farfara. Karena kebanyakan dari kita tahu, gurun pasir berwarna kuning, namun, di Gurun pasir Putih yang mengejutkan adalah bagaimana tempat ini mendapat namanya. Pada malam hari, tempat ini tampak seperti lanskap bersalju.
 
 
Tempat ini telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Fakta bahwa tidak jauh dari Gurun Black dan Crystal Mountain memberikan kontribusi signifikan terhadap popularitasnya di kalangan wisatawan.
 
 
Ini dikenal sebagai tempat di mana batuan kapur yang tidak biasa dapat ditemukan. Batu-batu tersebut dibentuk oleh erosi angin tingkat rendah. Salah satu batu yang paling terkenal yang dapat ditemukan di sini adalah apa yang disebut Mushroom Rock, sangat mirip dengan jamur raksasa.

Meskipun tempat ini dilindungi cagar alam, pengunjung dari berbagai belahan dunia terkadang sering merusak atau mengambil batu.

Sumber :
occazane.blogspot.com

Lonomia, Ulat Paling Mematikan di Dunia

Di hutan hujan Brasil Selatan terdapat ulat Lonomia yang dijuluki badut "malas" dari dunia serangga. Sayangnya, seperti "The Joker" dari seri Batman, tidak ada yang lucu tentang ulat ini.
Cukup satu sentuhan dari tangan Anda terhadap bulu berduri makhluk ini dapat mengakibatkan pendarahan internal besar-besaran, gagal ginjal, dan hemolisis. Dengan kata lain, menyentuhnya sama dengan kematian. Lebih buruk lagi, ulat tersamarkan dan mudah menyatu dengan kulit pohon.
Jadi bahkan jika Anda berusaha mencarinya Anda mungkin tidak dapat melihatnya. Sayangnya, ada beberapa kematian setiap tahun disebabkan oleh Lonomia. Bahkan lebih menakjubkan lagi adalah bahwa racun dosis rendahnya dari gigitan Lonomia itu punya efek racun lebih mematikan dari dosis 1000 kali lipat gigitan ular berbisa biasa.
Pada musim yang cerah, Lonomia hanya muncul selama dua sampai tiga bulan setiap tahunnya.

Sumber :
beritapopuler.blogspot.com

7 Suku Kanibal Paling Berbahaya di Dunia

Berikut ini adalah informasi unik dari 7 suku kanibal paling berbahaya di dunia yang sampai saat ini keberadaanya masih eksis.


The Carib


Nama suku inilah yang menjadi sebutan untuk orang yang memakan orang lain. Ini diketahui merupakan suku pertama di dunia yang melakukan praktek kanibalisme. Oleh para pelaut biasa disebut "The Carib people of the Lesser Antilles".

Nama ini diberikan oleh colombus dalam catatannya dengan menyebut nama "caniba" (yang merupakan kata lain dari kariba yang artinya "orang yang memakan orang").

Para suku karibia ini biasanya melakukan kanibalisme kepada musuhnya, namun semenjak masuknya agama kristen kesana, perlahan-lahan budaya itu mulai hilang.


The Aztec


Suku aztec tidak diragukan lagi sebagai suku yang paling brutal sebelum ditemukannya benua amerika oleh colombus. Mereka melakukan ribuan pengorbanan menggunakan manusia tiap tahunnya. Korban biasanya dicabut jantungnya yang masih dalam keadaan berdetak selagi hidup. Lalu tubuhnya dijadikan masakan untuk dimakan beramai-ramai.


The Native Americans


Pada masa awal penaklukan benua amerika, banyak sejarahwan bercerita bahwa suku-suku Indian di Amerika melakukan praktek kanibalisme. Walaupun sekarang masih jadi perdebatan namun banyak yang mengaku memiliki bukti praktek kanibalesme oleh suku-suku Indian.
Contohnya suku Indian karankawa di Texas, pada tahun 1768 seorang pendeta yang berasal dari Spanyol menyaksikan dan merekam ritual yang dilakukan karankawa kepada musuhnya yang disandera. Mereka mengelilingi korban tersebut dan secara bergantian memotong kulit / daging korbannya lalu memakan nya di depan mata korbannya.

The africans


Benua ini mungkin merupakan benua yang masih melakukan praktek kanibalisme sampai saat ini. Walaupun secara kasat mata tidak pernah terlihat, banyak saksi mata melaporkan adanya aktivitas perdagangan organ tubuh manusia disana.

Disertai bukti banyak warga pendatang yang hilang saat berlibur / melintas disana. Biasanya penculikan dilakukan oleh geng2 kriminal. Disebutkan juga, pada saat perang kongo ke-2 dan perang sipil di liberia dan sierra leone sering terjadi aksi kanibalisme disana.


Fiji


Budaya kanibalisme juga diketahui telah menyebar di kawasan polinesia dan melanisia.sebagai contoh ,FIJI diketahui sebagi pulau para kanibalisme.seorang kepala suku fiji mengakui telah memakan 875 orang dan sangat membanggakannya.


The Korowai


Suku korowai di papua,indonesia diketahui sebagai suku yang masih tersisa di dunia dan melakukan kanibalisme hingga saat ini. Mereka biasanya memakan anggota sukunya yang dicurigai sebagai penyihir. Biasanya mereka memakan otaknya selagi masih dalam keadaan hangat. Kediaman mereka biasanya berada diatas pohon yang tinggi berguna untuk melindungi dari musuh-musuhnya.


The Maori


Suku maori di new zealand merupakan suku kanibal yang pernah terdokumentasikan dengan sangat baik. Kanibalisme sudah menjadi bagian dari kebudayaan maori dan mereka tidak pernah berhenti memakan musuhnya. Ketika kapal inggris, The Boyd, berlabuh dan para awaknya membunuh anak dari kepala suku maori, para pejuang suku maori membalas dendam dengan membunuh dan memakan 66 awak kapal tersebut. Kejadian ini yang akhirnya terkenal sebagai "body massacre".

Sumber :
muhalz.blogspot.com

Jumat, 30 April 2010

Perguruan Tinggi Idaman

Pendidikan merupakan investasi peradaban yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup di masa  depan. Dengan adanya pendidikan menjadikan manusia lebih bijak dalam menentukan berbagai macam pilihan atau keputusan serta menjadikan manusia lebih dewasa, artinya yaitu mampu untuk mempertanggungjawabkan perbuatan dan perilakunya secara mandiri. Oleh karena itu pendidikan akan selalu di butuhkan sepanjang hayat ( life long procces) dari generasi ke generasi.


Masyarakat sebagai objek pendidikan perlu adanaya pendidikan berjenjang, di mulai dari TK, SD, SMP, SMA sampai Perguruan Tinggi. Setiap jenjang pendidikan dikonsepkan sesuai dengan kondisi para peserta didiknya. Hal ini supaya ilmu yang disampaikan kepada para peserta didiknya dapat diserap dengan baik dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan.


Salahsatu jenjang pendidikan  terakhir yaitu Perguruan Tinggi, yang mana merupakan jenjang pendidikan tertinggi. Perguruan Tinggi dikonsep secara khusus untuk menanamkan nilai keprofesionalitasan para peserta didiknya sesuai dengan bidangnya, sehingga kualitas Perguruan Tinggi yang dipilih untuk menuntut ilmu perlu diperhatikan  secara baik-baik demi keberhasilan belajarnya.


Di Indonesia terdapat banyak perguruan tinggi yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia, baik yang negeri maupun swasta. Banyaknya perguruan tinggi yang ada menjadikan banyaknya pilihan untuk menentukan dimana tempat yang cocok untuk belajar. Akan tetapi setiap orang yang akan melanjutkan belajar di bangku perkuliahan pasti sudah memiliki pilihan untuk memilih Perguruan Tinggi idaman yang akan dimasukinya.


Secara umum perguruan tinggi idaman memiliki kriteria sebagai berikut yaitu mempunyai akreditasi yang baik, system pendidikan yang sesuai dengan keadaan jaman, biaya yang dapat dijangkau bagi peserta didiknya, memiliki keadaan yang kondusif, memiliki fasilitas yang dapat menunjang bidang akademik dan non akademik, serta memiliki out put yang berkualitas. Selain itu setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai perguruan tinggi idaman, hal ini sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan dari orang tersebut. Kriteria perguruan tinggi idaman  menurut beberapa mahasiswa adalah sebagai berikut:


Andi Hakim (Mahasiswa Perikanan UGM 2008) berpendapat bahwa, ”perguruan tinggi yang baik yaitu manakala  mempunyai akreditasi yang jelas, biayanya terjangkau, sudah terbukti mempunyai lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing di dunia karir, sistem pendidikan yang sesuai dengan keadaan jaman dan fasilitas yang mendukung untuk kemajuan siswa serta mempunyai pengajar yang kompeten”.


Arif Budi Rahmawan ( Mahasiswa Teknik UNY 2009 ) menyatakan bahwa, “perguruan tinggi idaman yaitu mempunyai visi dan misi yang baik, terletak pada lingkungan yang kondusif untuk belajar, biaya mampu di jangkau oleh masyarakat serta sistem pendidikan yang baik dan yang terpenting yaitu  mempunyai fasilitas yang lengkap untuk mensukseskan bidang akademik serta mendukung pengembangan soft skill dari peserta didiknya”.


Salah satu contoh Perguruan Tinggi favorit di Indonesia saat ini yaitu Universitas Indonesia (UI), yang mana terdapat di dua tempat. Kampus utamanya terdapat dibagian utara dari Depok Jawa Barat, dan kampus utama lainnya terdapat di daerah Salemba di Jakarta Pusat. UI dianggap sebagai lembaga pendidikan terdepan dan Universitas paling bergengsi di Indonesia. Tahun 2009, Universitas Indonesia berada pada peringkat 201 pada Times Higher Education Supplement World University Rankings 2009, dan merupakan peringkat pertama universitas di Indonesia. Peringkat kedua diraih oleh Universitas Gadjah Mada dan peringkat ketiga adalah Institut Teknologi Bandung.


Menurut survey lokal yang terakhir dari Globe Asia (2008) UI mendapat rangking pertama diantara universitas-universitas di Indonesia.[ Indonesian University Rankings, Globe Asia magazine vol. 2 number 4, April 2008.] Laporan ini juga didukung oleh Majalah Tempo, sebuah majalah utama di Indonesia, yang melakukan survey dan analisa tentang ranking universitas dan pendidikan di Indonesia.[ Ranking Perguruan Tinggi Indonesia Naik, Tempo Interaktif, 14 Oktober 2008,  Universitas Indonesia dinilai sebagai Universitas yang paling vibrant di Indonesia. Sejak tahun 2004, survey majalah Tempo melaporkan fakta bahwa lulusan UI adalah diantara sarjana lulusan terbaik di Indonesia menurut beberapa kriteria seperti kualitas lulusan, citra yang baik, kepuasan industri yang menggunakan tenaga kerja, kualitas pengajaran, metodologi pendidikan, kualitas fasilitas kampus yang berbasis lingkungan taman hutan raya yang hijau, serta keketatan persaingan masuk ke perguruan tinggi.


]
Dari berbagai hal di atas dapat di simpulkan bahwa kriteria perguruan tinggi idaman yaitu  mempunyai akreditasi yang baik, mempunyai sistem pendidikan yang diperlukan sesuai keadaan jaman, mempunyai fasilitas yang mendukung baik bidang akademik maupun  non akademik (soft skill ), biaya yang terjangkau, mempunyai lingkungan yang kondusif, serta yang terpenting yaitu mempunyai out put yang berkualitas dan mampu bersaing dalam dunia profesi serta mampu berkontribusi untuk kemajuan bangsa ini.
Catatan : Secara umum  artikel ini untuk pengetahuan para pembaca dan untuk Lomba Blog UII pada khususnya. Mohon maaf bila ada hal yang tidak berkenan dihati pembaca, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan kedepannya, Terimakasih.


Catatan : Secara umum  artikel ini untuk pengetahuan para pembaca dan untuk Lomba Blog UII pada khususnya. Mohon maaf bila ada hal yang tidak berkenan dihati pembaca, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan kedepannya, Terimakasih.


Referensi :
http://www.topuniversities.com/university-rankings/world-university-rankings/2009/results/201-300%7C
 Indonesian University Rankings, Globe Asia magazine vol. 2 number 4, April 2008.
 Ranking Perguruan Tinggi Indonesia Naik, Tempo Interaktif, 14 Oktober 2008, http://www.tempo.co.id
 Indonesian universities climb world's top 400 rankings, Friday, 17 October 2008, http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=219&Itemid=54

Be Differ

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management